Rabu, 09 November 2011

Putra Pertama Angk VI MPS

Pagi itu sekitar jam 6, hape ku berdering...
Ringtone Puisi Cahaya Bulan-nya GIE mengalun tanda sms masuk.
Segera ku hadapkan nokia 6303i classic ke wajahku dan mengecek. 1 pesan baru dari MPS 034. Sebuah berita gembira ia tulis dalam sms tersebut. Putra pertamanya telah lahir dengan selamat, malam itu dan sekarang ia telah menjadi seorang Ayah. Dapat kurasakan betapa bahagianya ia dengan statusnya yang baru. dan aku pun membalas sms nya, mengirimi nya ucapan selamat. Putra pertamanya sekaligus Putra pertama Angkatan VI MAPASTRA...

Kami hanya berempat,,,,Adek, Martha, Taufik dan Aku....dan Taufik yang pertama melepas masa lajang diantara kami berempat....#He was on the left side of this picture


Angkatan VI adalah salah satu harta berhargaku, selain keluarga, bukubuku dan perlengkapan outdoorku. Beruntungnya aku hadir diantara sosoksosok seperti mereka. Kami berempat dipertemukan dalam sebuah perekrutan sebuah UKM, tepatnya di MAPASTRA.

Lalu kami semakin akrab, kami terikat dalam sebuah asas "Kekeluargaan yang Tulus"...

Awalnya kedua orang tua ku sempat khawatir melihat putri sulung yang notabene-nya adalah gadis baik dan penurut, rajin menabung, membantu ibu,,,whuahaahaa...Mereka meragukan pertemananku dengan Taufik dan Adek dengan melihat penampilan keduanya saat berkunjung kerumah (dengan tujuan mendapatkan kerupuk jengkol gratis....heheee). Tampang sangar, rambut gondrong, celana sobek, sendal jepit...tampilan mereka lebih mirip preman daripada mahasiswa...tapi untuk fakultas sastra penampilan mereka adalah standar....

Waktu terasa cepat berlalu, membawa kami ke jalan masingmasing menuju masa depan yang entah akan seperti apa....Meski telah menikah, Taufik masih sering menghubungiku sekedar untuk bertanya kabar...

Memang tak ada yang abadi di dunia ini, tapi kuharap persahabatan ini adalah pengecualiannya.......#wish

Tidak ada komentar:

Posting Komentar